Berita dan Hiburan Terkini

Bunuh Diri Kok di Pohon Jengkol "Wat-wat gawoh"

Share on :
Tapis Berseri - Bunuh Diri Kok di Pohon Jengkol "Wat-wat gawoh"

Ngariman (50), warga Kampung Sumberrejo RK3/RT 9, Kecamatan Tumijajar, Tulangbawang Barat, ditemukan tak bernyawa sekitar pukul 02.30 WIB kemarin (2/10). Saat itu, posisinya tergantung pada seutas tali yang terikat di pohon jengkol dengan ketinggian sekitar 5 meter di belakang rumahnya. Belum diketahui secara pasti penyebab Ngariman mengakhiri hidupnya.

Kepala Kampung Sumberrejo Rustam menjelaskan, korban yang kesehariannya bekerja sebagai pembuat keranjang singkong itu kali pertama ditemukan oleh anaknya, Warni (35).

’’Saat itu, anaknya hendak menyiapkan bekal untuk korban kerja. Ketika ke belakang, dia melihat ada baterai (lampu senter, Red) hidup di bawah pohon jengkol dan mengarah ke sandal jepit milik ayahnya,” kata Rustam saat ditemui di rumah duka kemarin.

Sementara juru tulis kampung Sapuan Hadi mengatakan, korban diketahui sudah beberapa kali berusaha mengakhiri hidupnya. ’’Dia kemungkinan mengalami gangguan mental. Itu sejak anaknya meninggal sekitar setahun lalu. Bahkan, dia pernah mau bunuh diri karena tim sepak bola Indonesia yang didukungnya kalah dalam pertandingan. Begitu juga kalau dia nonton pertandingan tinju," kata Sapuan yang tinggal tidak jauh dari kediaman korban.

Sapuan menambahkan, korban dikenal baik dengan tetangga. ’’Tapi memang begitu. Kalau lagi kumat, dia selalu mau bunuh diri dengan menyiapkan tali, namun selalu gagal. Kami juga tak menyangka kalau kali ini dia melakukan aksi nekatnya lagi sampai meninggal”.

0 komentar on Bunuh Diri Kok di Pohon Jengkol "Wat-wat gawoh" :

Post a Comment and Don't Spam!

 

Artikel Terbaru

Arsip Blog